Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Diberitahukan bahwa saat ini Call Center Kemenpora (1500 928) sudah aktif kembali.

Asrorun Niam: Tiap Rupiah Anggaran Harus Bermakna Bagi Pengembangan Pemuda

Rabu, 29 November 2017 20:00:00

Kemenpora RI melalui Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI menyelenggarakan Bimbingan Teknis Legal Drafting di Hotel Rizen Premiere, Cisarua, Bogor, Rabu - Jumat (29 Nopember - 1 Desember 2017). Deputi II Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Soleh mengatakan bimbingan teknis ini penting dalam rangka percepatan program, peningkatan daya serap anggaran, dan profesionalitas serta kualitas kegiatan kepemudaan. (foto:dok/kemenpora.go.id)

 
Bogor: Kemenpora RI melalui Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI menyelenggarakan Bimbingan Teknis Legal Drafting di Hotel Rizen Premiere, Cisarua, Bogor, Rabu - Jumat (29 Nopember - 1 Desember 2017). Deputi II Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Soleh mengatakan bimbingan teknis ini penting dalam rangka percepatan program, peningkatan daya serap anggaran, dan profesionalitas serta kualitas kegiatan kepemudaan.
 
"Pertemuan pada pagi ini tujuannya satu. Yakni merampungkan draf juklak dan juknis yang akan menjadi pedoman program 2018. Kita memiliki komitmen untuk percepatan realisasi kegiatan 2018, dimulai dengan penyiapan juklak dan juknis, kemudian disebar ke masyarakat agar sosialisasinya lebih luas kepada penerima manfaat," kata Niam. 
 
Menurut mantan Ketua KPAI ini, agar serapan anggaran bisa optimal dan output serta outcome-nya bisa maksimal, ada prinsip-prinsip dasar yang menjadi pegangan untuk program 2018. "Pertama, kualitas. Yakni memastikan setiap rupiah tepat sasaran dan ada daya ungkit dalam memberi kemanfaatan lebih luas. Kedua, profesional. Memastikan tidak ada kegiatan fiktif. Ketiga, memudahkan. Namun tetap dipertanggungjawabkan," ujar Niam. 
 
Deputi yang baru dilantik per 14 Nopember 2017 ini meminta agar program pengembangan pemuda di unit kerjanya bekerja lebih cepat. "Per 1 Januari 2018, kegiatan sudah harus running. Tentu juga harus ada evaluasi program 2017. Yakni melihat daya serap dan efektivitas serta efisiensi," kata Niam.
 
Bimtek ini dihadiri oleh perwakilan dari lima asisten deputi serta satu sekretaris deputi. Hadir di antaranya Sekretaris Deputi II Imam Gunawan,  Asdep Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Sanusi dan Asdep Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu. (zid) 
 
Bookmark and Share
Desember 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31