Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran Penerimaan Pegawai Non Pegawai Negeri Sipil Kemenpora Ditunda.

Kemenpora Mencari Bibit Atlet dengan Lakukan Pemanduan Bakat Olahraga di Kalimantan Timur

Rabu, 31 Januari 2018 | 10:00:00 WIB

Di awal tahun 2018, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga selama empat hari dari tanggal 30 Januari – 2 Februari 2018 menyelenggarakan tes pemanduan bakat olahraga di Stadion Utama Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. (foto:muchlis/kemenpora.go.id)

Samarinda: Di awal tahun 2018, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga selama empat hari dari tanggal 30 Januari – 2 Februari 2018 menyelenggarakan tes pemanduan bakat olahraga di Stadion Utama Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. 
 
Sebanyak 400 pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama dari berbagai sekolah di Kecamatan Palaran melakukan sejumlah pengujian aktifitas fisik yang menjadi alat ukur dalam tes pemanduan bakat yang sudah menjadi agenda rutin Kemenpora tiap tahunnya.
 
Kepala Bidang Pengembangan dan Pemanduan Bakat Kemenpora,  Muhammad Aziz Ariyanto, mengatakan tujuan kegiatan adalah untuk mencari bibit-bibit atlet berbakat di Kalimantan Timur yang dapat membela olahraga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional."Butuh suatu proses yang panjang untuk menciptakan atlet yang potensial melalui pembinaan yang berjenjang, berkelanjutan serta pemanfaatan IPTEK olahraga,” kata Aziz pada acara pembukaan tes pemanduan bakat olahraga.
 
Terdapat sepuluh  komponen dalam tes pemanduan bakat yang dilakukan terhadap pelajar tersebut, yakni tinggi badan, tinggi duduk, berat badan, rentang kedua lengan, lempar-tangkap bola tenis, lempar bola basket, loncat tegak, lari kelincahan, lari cepat 40 meter, dan lari multitahap. Lebih lanjut dikatakan Aziz, instruktur yang melakukan pemanduan bakat adalah guru dan pelatih yang berasal dari Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) KalimantanTimur. “Guru dan pelatih SKOI sebelumnya telah dibekali  melalui bimbingan teknis oleh panitia pusat,” jelas Aziz.
 
Kepala UPTD SKOI Kaltim, Agus Tianur mengharapkan dari 400 pelajar yang mengikuti pemanduan bakat ditemukan atlet potensial  yang nantinya dapat dibina  untuk mencapai prestasi di tingkat nasional hingga internasional.“Kami berharap kegiatan ini,  dapat berlangsung setiap tahun, sehingga perkembangan bibit atlet potensial dapat terus terpantau,” jelas Agus. (muc)
 
Bookmark and Share
Oktober 2018
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31