Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Diberitahukan bahwa saat ini Call Center Kemenpora (1500 928) sudah aktif kembali.

Kemenpora Terus Gali Potensi Atlet Atletik di Banyumas

Minggu, 19 November 2017 10:00:00

Sebanyak 200 siswa dari 18 SMP dan 20 guru pendidikan jasmani dan pelatih Atletik se Kabupaten Banyumas sangat antusias mengikuti Identifikasi Bakat Calon Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Atletik di GOR Satria, Purwokerto Kabupaten Banyumas, Minggu (19/11).(foto:dok/kemenpora.go.id)

Banyumas: Sebanyak 200 siswa dari 18 SMP dan 20 guru pendidikan jasmani dan pelatih Atletik se Kabupaten Banyumas sangat antusias mengikuti Identifikasi Bakat Calon Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Atletik di GOR Satria, Purwokerto Kabupaten Banyumas, Minggu (19/11).  

Kegiatan Identifikasi Bakat Cabor Atletik ini terselenggara berkat kerjasama antara Kemenpora, PB. PASI, Dinporabudpar Banyumas serta Pengkab PASI Banyumas dari 18 sampai 21 Nopember 2017. Kegiatan yang diawali dengan bimbingan teknis untuk para guru Penjas dan Pelatih atletik dengan narasumber dari PB. PASI dan FIK UNJ bertujuan agar para guru Penjas dan Pelatih atletik tersebut mampu bertugas sebagai unstruktur untuk melaksanakan tes identifikasi bakat.

Kepala Bidang Pengembangan IPTEK dan Olahraga Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga pada Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Bambang Siswanto menjelaskan tes identifikasi bakat cabang olahraga Atletik ini bertujuan untuk menemukan calon-calon atlet berbakat yang potensial, pada cabang olahraga Atletik dari Kabupaten Banyumas. 

“Setelah terjaring calon atlet-atlet yang potensial kemudian akan kita rekomendasikan untuk dibina lebih lanjut kepada pengurus Pengprov PASI Jawa Tengah, Pengkab PASI Banyumas, kemudian Dinporobudpar Banyumas dalam bentuk klub olahraga atau perkumpulan olahraga yang selanjutnya otomatis akan menyokong atlet-atlet nasional melalui PPLOP tingkat propinsi maupun di even-even selanjutnya,” terangnya di GOR Satria, Purwokerto, Minggu (19/11).

Ditempat yang sama, Ria Lumintuarso dari komisi Pelatih dan Pelatihan PB PASI mengatakan identifikasi bakat sangat krusial untuk menjamin tersedianya sumber sumber pembinaan jangka panjang. "Program ini adalah penyediaan resources baru supaya PB PASI nanti punya atlet di level-level dibawahnya, tidak hanya Maria Londa dan tidak hanya Agus Prayogo yang sekarang sudah tua-tua itu, tapi dalam kurun waktu tertentu PB PASI harus bisa menjamin ada atlet yang bisa menggantikan mereka”, tandasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Pengkab PASI Banyumas Dwiyanto mengatakan, dengan adanya identifikasi bakat itu, PASI Banyumas sangat terbantu."PASI bisa mendapat gambaran atlet-atlet di masa depan," ujarnya. (bam)

Bookmark and Share
Desember 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31