Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Siaran Pers No. 18/KEMENPORA/6/2017: Kerjasama Kemenpora - PSSI dan Klarifikasi Terhadap Sejumlah Isu Krusial Dalam Kompetisi Liga 1 dan Liga 2

Senin, 12 Juni 2017

(Jakarta, 12 Juni 2017). Kemenpora pada tanggal 12 Juni 2017 telah mengadakan rapat dengan perwakilan Pengurus PSSI, Direksi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) dan lembaga penyiaran TVOne dengan agenda rapat terkait dengan kerjasama peningkatan kualitas pelatih di PSSI, up date perkembangan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 serta masalah siaran langsung pertandingan sepakbola Liga 1 dan Liga 2.  Kemenpora memandang perlu agar mekanisme komunikasi seperti itu secara berkala (tergantung kebutuhannya) itu rutin dilakukan, dengan tujuan selain untuk up date perkembangan, juga untuk mengatasi berbagai masalah yang muncul menjadi concern publik. Ini juga akan diterapkan dengan pimpinan cabang-cabang olahraga olainnya.

 

Khusus dengan Pengurus PSSI, Kemenpora menyampaikan komitmennya untuk membantu peningkatan kualitas pelatih mengingat masih banyaknya pelatih yang belum memiliki sertifikat internasional, dan ini tentu akan berpengaruh pada kualitas pertandingan bagi klub yang diasuhnya. Komitmen tersebut adalah dalam bentuk bantuan finansial untuk sejumlah program kepelatihan tertentu pada tahun 2017 dan seterusnya. Program ini juga berlaku untuk cabang-cabang olahraga lainnya sesuai dengan urgensinya.

 

Sedangkan dengan Direksi PT Liga Indonesia Baru, Kemenpora mengapresiasi dengan upaya PT LIB untuk terus menggulirkan kompetisi yang kompleksitas yang sangat tinggi. Beberapa hal yang dilaporkan oleh PT LIB antara lain:

1.      Status perizinan pemain dan official (khususnya yang asing).

2.      Perijinan pertandingan lancar, kecuali saat pertandingan Persipura di malam hari karena aspek keamanan local.

3.      Jumlah pelatih nasional yang berlisensi AFC “A” sebanyak 9 orang, pelatih asing yang berlisensi UEFA / CONMRBOL sebanyak 9 orang.

4.      Jumlah penonton terbanyak saat Persib vs Arema (34.150 orang) untuk Liga 1 , sedangkan rating siaran langsung televisi tertintinggi saat Persib vs Persipura. Sedangkan untuk Liga 2 saat PSS vs PSCS (25.722 orang) dan rating siaran langsung televisi tertintinggi saat Persebaya vs Madiun Putra.

5.      Pelanggaran disiplin, dengan catatan: pemain (9), official (3), klub (6), panitia pelaksana (10) dan suporter (0). Dalam konteks ini, Kemenpora mempertanyakan hasil putusan Komdis terkait pertandingan Persib vs Bhayangkara di Bekasi belum lama ini. PT LIB merespon bahwasanya masalah tersebut baru akan disidangkan. Sedangkan untuk Liga 2: pemain (10), official (7), klub (14), panitia pelaksana (18) dan suporter (0).

6.      Kick off Liga U-19 tahun 2017 yang akan diikuti oleh 18 klub akan dimulai tanggal 8 Juli 2017 hingga November 2017.

 

Beberapa hal yang terkait dengan TVOne dalam Liga 1 dan Liga 2:

1.      Merujuk perjanjian dengan PT Liga Indonesia Baru dan PSSI , TVOne hanya memiliki Hak Siar Terresterial . Oleh karena itu program siaran Liga 1 dan Liga 2 di TVOne harus di acak di PayTv maupun Satelit

2.      Liputan TVOne terhadap pertandingan secara live ini menjadi sejarah baru untuk liga di Indonesia di mana TVOne berkomitmen menayangkan 300 an Pertandingan , yang selama ini kurang dari itu.

3.      TVOne berkomitmen memajukan persepakbolaan di Indonesia dengan menyiarkan Pertandingan Liga 1 dan Liga dua rata rata 5 Jam perhari  di dalam dan diluar Prime Time . Jadi Pemirsa dapat menikmati siaran bola setiap hari kecuali di hari selasa saja hanya disiarkan sore hari.

4.      TVOne tentu saja berharap dapat menyiarkan seluruh pertandingan Liga 1 dan Liga 2 ke seluruh pelosok Indonesia tanpa terkecuali. Namun demikian, secara terrestrial cakupan teknis siaran TVOne (sama juga denga  lembaga penyiaran televisi lainnya) terbatas sesuai dengan jumlah kanal yang tersedia di setiap daerah (sebagaimana tersebut dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 31 Tahun 2014 tentang Rencana Induk (Master Plan) Frekuensi Radio Penyelenggaraan Telekomunikasi Khusus Untuk Keperluan Televisi Siaran Analog Pada Pita UHF).

5.      Konsekuensi dari peraturan tersebut adalah bahwasanya setiap stasiun pemancar televisi siaran analog pada pita  Ultra High Frequency (UHF) wajib memiliki Izin  Stasiun Radio yang diterbitkan oleh Menteri (Pasal 7 ayat 1). Ini berarti karena misalnya untuk daerah Medan tersedia saluran kanan frekuensi 23, 25, 27, 29, 31, 33, 35, 37, 39, 41, 43, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, maka sejauh TVOne memiliki ISR (Izin Stasion Radio) untuk cakupan Medan, maka tidak ada alasan TVOne tidak bisa secara teresterial tidak dapat dinikmati siarannya di Medan dan sekitarnya. Namun saluran di Medan belum tentu sama dengan yang di Pematang Siantar, karena hanya ada saluran 50, 52, 54, 56, 58, 60, 62 dan demikian pula di  Padang Sidempuan yang hanya sebanyak saluran 23, 25, 27, 29, 33, 35. Selain harus memiliki ISR, maka TVOne juga harus berbagi dengan lembaga penyiaran televisi lainnya termasuk televisi lokal.

6.      TVOne berencana akan bekerjasama dengan sejumlah televisi local tertentu untuk memperluas jaringannya dalam penayangan pertandingan sepakbola Liga 1 dan Liga 2.

7.      Kondisi ini tentu tidak akan terjadi seandainya mekanisme penggunaan Set Up Box sudah tersedia menuju ke arah digitalisasi penyiaran televisi untuk seluruh televisi di Indonesia yang telah berhak memegang lisensi televisi digital.

==============

Sesmenpora (Gatot S Dewa Broto, HP: 0811899504, Email: gsdewabroto@gmail.com, Twitter: @gsdewabroto). 

 

September 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30