Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Sosialisasi Perangkat Lunak Legal di Kemenpora


Bogor: Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan sosialisasi perangkat lunak legal dan Open Source Software (OSS) kepada jajarannya. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pelanggaran Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta dan menekan anggaran kementerian untuk alokasi teknologi informasi.

Sosialisasi yang diadakan di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/3) malam  itu dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan Deddy Kusdinar mewakili Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram. Deddy mengatakan, kegiatan sosialisasi OSS di instansi pemerintah, termasuk Kemenpora, sebagai upaya menghindari terganggunya pelayanan publik akibat pelanggaran UU Nomor 19 Tahun 2002.

"Penerapan penggunaan OSS di lingkungan instansi pemerintah merupakan salah satu upaya penghematan anggaran pemerintah di bidang penggunaan teknologi informasi dalam hal ini penggunaan perangkat lunak," ujarnya. Sosialisasi baru akan dilakukan mulai Rabu (24/3) pagi hingga siang hari di tempat yang sama. Kepala Bidang Kemitraan Lembaga Teknologi, Kementerian Riset dan Teknologi Agus Setiadi akan menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut.

"Dengan menggunakan OSS, instansi pemerintah tidak harus mengeluarkan banyak biaya membeli software asli untuk setiap komputer. Sebab, OSS dapat diperbanyak namun tidak melanggar hukum," ujar Agus.

Sementara Ketua Panitia Sosialisasi OSS Tobias Tubulau mengatakan, selain Agus, Tim Pengelola Portal Kemenpora I Made Wiryana juga akan menjadi pembicara untuk menjelaskan cara kerja Portal Kemenpora. "Diharapkan ke depan setiap deputi dapat menulis berita kegiatannya masing-masing untuk Portal Kemenpora,'' jelasnya.

Acara yang diselenggarakan pada 23 dan 24 Maret itu dihadiri sekitar 60 perwakilan deputi-deputi Kemenpora dan bagian-bagian lain. (mal)