Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Melalui Virtual, Menpora RI Dengan Khidmat Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020


Menpora RI, Zainudin Amali pejabat eselon 1 di lingkungan Kemenpora RI mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila melalui virtual dari Wisma Kemenpora, Kamis (1/1) pagi. Pada upacara yang menerapkan protokol kesehatan tersebut, Menpora RI begitu khidmat mengikuti jalanya upacara. (foto:satria/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora RI, Zainudin Amali bersama pejabat eselon 1 di lingkungan Kemenpora RI mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila melalui virtual dari Wisma Kemenpora, Kamis (1/1) pagi. Pada upacara yang menerapkan protokol kesehatan tersebut, Menpora RI begitu khidmat mengikuti jalanya upacara. 
 
Tepat pukul 08:00 wib, Presiden Jokowi yang menjadi inspektur upacara berjalan memasuki panggung upacara didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Pukul 08.06 wib, upacara memasuki prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo di upacara tersebut membacakan Teks Pancasila. Sedangkan pembacaan Pembukaan  Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dibacakan oleh Ketua DPD RI,  La Nyalla Mattalitti.
 
Ketua DPR RI  Puan Maharani membacakan dan menandatangani ikrar. "Kami yang melaksanakan upacara ini menyadari sepenuhnya kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 pada kenyatannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri," ucap Puan saat membacakan ikrar.
 
Puan melanjutkan, rongrongan tersebut dimungkinkan karena kurang waspadanya bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara."Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI. Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati hari Kesaktian Pancasila kami bulatkan tekad untuk pertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI," kata Puan. 
 
Di akhir upacara, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy membacakan doa untuk kebaikan bangsa Indonesia. Upacara dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, sangat minimalis dengan mengikuti protokol kesehatan. (rep)