Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Buka Workshop Haornas 2020, Menpora RI Ingin Tema Sport Science, Sport Tourism, dan Sport Industry Berdampak untuk Olahraga Indonesia


Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka workshop Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020 melalui aplikasi Zoom di Situation Room, Lantai 9, Kemenpora, Jakarta, Selasa (11/8). Berbagai harapan disampaikan Menpora RI menjelang kegiatan yang akan diselenggarakan pada 9 September mendatang di Jakarta.(foto:putra/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka workshop Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020 melalui aplikasi Zoom di Situation Room, Lantai 9, Kemenpora, Jakarta, Selasa (11/8). Berbagai harapan disampaikan Menpora RI menjelang kegiatan yang akan diselenggarakan pada 9 September mendatang di Jakarta.
 
“Ini adalah tradisi baru kita mulai. Kegiatan di Kemenpora adalah kegiatan kita bersama. Ini terbukti dengan hadirnya jajaran pejabat dari masing-masing deputi, staf ahli, staf khusus, serta para pejabat lainnya. Ini gabungan dari berbagai unit kedeputian yang ada,” kata Menpora RI. 
 
Menpora RI menegaskan, kegiatan Haornas harus disukseskan dan menjadi tanggung jawab bersama. Adapun tema yang diangkat dalam Haornas kali ini yaitu sport science, sport tourism, dan sport industry. Diharap, pelaksanaan nantinya bisa berlangsung sukses dan meriah, meski ditengah pandemi Covid-19. “Suasana pandemi, saya kira ini tak mengurangi makna dari pelaksanaan Haornas kita nanti. Rencanaya, akan dilakukan di daerah. Tapi, karena situasi pandemi, akhirnya kita rencanakan akan dilakukan di Jakarta,” ujarnya. 
 
Lebih lanjut Menpora RI meminta peserta workshop mengikutinya dengan serius. Sehingga, tujuan dari tiga tema tersebut bisa terlaksana dengan baik. Ia ingin pembinaan prestasi olahraga di Tanah Air berjalan dengan baik. “Pembinaan prestasi kita harus baik. Ini adalah kerja besar kita sebagai persiapan menuju Olimpiade. Sport science menjadi faktor utama dalam pembinaan prestasi olahraga. Sport tourism, ini juga harus diperhatikan. Ditengah pandemi, kita menggerakkan sektor ekonomi di bidang olahraga. Juga halnya dengan sport industry, menjadi komponen yang penting,” jelasnya. 
 
Kemudian, Menpora RI juga mendorong seluruh para pejabat dan pegawai di Kemenpora untuk bekerja lebih baik lagi. Capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menjadi modal yang baik untuk kedepannya. “Kemenpora ini kita dorong. Saya mau, kita di Kemenpora ini sejajar dengan kementerian ‘besar’. Yang dihasilkan itu setara dengan kementerian ‘kelas satu’. Dengan modal WTP yang kita dapatkan, itu menjadi modal kita untuk ‘naik kelas’,” terang Menpora RI.  
 
Untuk mewujudkan itu, Menpora RI mengajak para pejabat dan pegawai untuk menunjukkan komitmen dan kinerja. “Kita harus maju bersama. Kita harus punya tekad dan keyakinan, harus bangga menjadi bagian dari Kemenpora. Kerja harus baik,” ujarnya. “Jadikan momen Haornas untuk melangkah lebih baik lagi. Torehkan sejarah dengan baik. Kita tunjukkan Kemenpora menjadi kementerian dengan level satu. Saya yakin, SDM kita unggul dan bisa dibanggakan. Semoga workshop ini sukses,” tambah Menpora RI. (jef)