Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Webinar bersama PP HIPMI, Menpora Tegaskan Pemuda Harus Mampu Merawat Kebhinekaan dan Jadi Entrepreneur


Menpora Zainudin Amali berharap pemuda dan kaum milenial mampu menjaga dan merawat eksistensi bangsa serta dapat berbuat untuk berkontribusi mengisi kemerdekaan. Pesan itu Menpora sampaikan saat menjadi keynote speaker secara virtual bersama Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (PP HIPMI) di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (6/7) petang.(foto:putra/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menpora Zainudin Amali berharap pemuda dan kaum milenial mampu menjaga dan merawat eksistensi bangsa serta dapat berbuat untuk berkontribusi mengisi kemerdekaan. Pesan itu Menpora sampaikan saat menjadi keynote speaker secara virtual bersama Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (PP HIPMI) di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (6/7) petang.

Menurutnya peran generasi muda dalam merawat eksistensi bangsa sangat diperlukan tanpa itu maka eksistensi bangsa tidak akan diketahui. "Para founding fathers kita yang telah meletakkan dasar-dasar dalam bentuk negara kesatuan NKRI, ideologi Pancasila dan UUD 1945 serta dasar Bhineka Tunggal Ika tentu menjadi fondasi penting yang harus terus dipertahankan dan dirawat," katanya. 

"Sebagai anak muda bangsa kita tidak boleh merasa lelah dan capek merawat eksistensi bangsa dengan memulai dari diri sendiri bangsa inilah yang tepat bagi diri kita tidak ada bentuk dan pilihan lain, kita boleh membahas panjang lebar tentang ideologi bangsa Pancasila tetapi jangan ada niatan untuk mengganti ideologi ini dengan ideologi baru," tegasnya didampingi Staf Khusus Kaum Milenial Alia Laksono.

"Kedepan perkembangan kaum milenial sangat berat jika tidak kreatif, inovatif maka ia akan tergusur oleh perkembangan zaman terledih kedepan akan ada bonus demografi," urainya pada Webinar yang mengangkat tema Generasi Muda Merawat dan Berkontribusi bagi Bangsa.  

Menpora juga mendorong kepada anak muda dalam penumbuhan entrepreneurship yang bisa menjadi penopang kehidupan kaum muda. Kemenpora dan HIPMI akan berkolaborasi dengan program-program menuju pemuda yang mampu berwirausaha mandiri. 

"Kemenpora bersama Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan 5.000 pemuda entrepreneur agar bisa bertahan dan bersaing, jangan sampai menjadi beban bangsa tetapi kita mampu menyiapkan jalan keluar bagi persoalan-persoalan yang ada begitupula akan berkolaborasi dengan HIPMI," tegasnya.  

Sementara Ketua PP HIPMI Mardani H Maming mengakui HIPMI siap bersama Kemenpora mendorong para pemuda untuk menuju entrepreurship. "Kita siap bersama Kemenpora mendoktrin pemuda agar bagaimana anak muda berani menjadi entrepreneur terlebih dalam menyambut bonus demografi," ujarnya. (ben)