Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Terima Audiensi FORMI, Menpora Ingin Program dan Kegiatan FORMI Berdampak Besar ke Masyarakat Luas


Menpora Zainudin Amali hari Selasa (10/3) siang menerima audiensi Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Hayono Isman di ruang kerjanya Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta. Kepada Menpora, Hayono sampaikan program-program FORMI 2020 mulai dari International Yoga Day, persiapan Indonesia menuju Tafisa Games 2020 Portugal, Rakernas FORMI hingga Fornas VI tahun 2021 Sumatera Selatan. (foto: raiky/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Zainudin Amali hari Selasa (10/3) siang menerima audiensi Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Hayono Isman di ruang kerjanya Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta. Kepada Menpora, Hayono sampaikan program-program FORMI 2020 mulai dari International Yoga Day, persiapan Indonesia menuju Tafisa Games 2020 Portugal, Rakernas FORMI hingga Fornas VI tahun 2021 Sumatera Selatan.
 
Dalam kesempatan ini Hayono katakan terkait keberangkatan kontingen Indonesia ke Tafisa Games 2020 di Lisbon, Portugal, Oktober mendatang. "Kontingen Indonesia akan mengikuti Tafisan Games 2020 di Lisbon mulai tanggal 1 hingga 7 Oktober mendatang," kata Hayono. Menurutnya akan ada olahraga tradisional Indonesia yang akan berpartisipasi di acara itu. "Nantinya akan ada 4 daerah di Indonesia yang akan perform Pak Menteri yakni Lompat Batu Nias, Jemparingan (panahan bersila), Bambu Gila, dan Boles (bola api)," sambungnya.
 
Memperingati Hari Yoga se-Dunia, FORMI Nasional juga berinisiatif menggelar International Yoga Day yang telah menjadi program tahunan FORMI. "Kegiatan ini biasa dilakukan setiap tgl 21 Juni dan kemungkinan tahun ini akan dilaksanakan di Candi Prambanan dan Candi Borobudur," ujar Hayono."Momennya ini agar masyarakat dapat berolahraga bersama sehingga dengan beryoga membuat tubuh masyarakat Indonesia lebih sehat, semoga dengan kegiatan ini mampu mengurangi epidemi Virus Corona sekaligus mempromosikan masyarakat berolahraga," imbuhnya. 
 
Rakernas FORMI lanjut Hayono juga akan diselenggarakan di Bulan April 2020, agendanya akan membahas perubahan nama FORMI menjadi (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI). "Pada prinsipnya perubahan nama ini menurut Kemkumham tidak ada masalah," sambung Hayono. Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) juga tak luput bahasan pada pertemuan ini, rencananya Fornas VI tahun 2021 ini akan digelar di Palembang, Sumatera Selatan. "Fornas ke-6 tahun 2021 akan digelar di Palembang, Sumatera Selatan mendatang pak Menteri," tutupnya.
 
Menpora menilai diselenggarakannya Int'l Yoga Day ini menjadi momentum yang pas agar masyarakat bisa berkumpul untuk berolahraga bersama. Terkait perubahan nama lanjutnya, dari FORMI ke KORMI harus dijaga betul perubahan UU SKN No.3/2005 telah jelas definsi olahraga yakni olahraga pendidikan, olahraga prestasi dan olahraga rekreasi.
 
"FORMI atau KORMI nanti harus jelas ada dimana mendudukkan itu jadi nyambung, klasifikasinya jelas dan sosialisasikan ke daerah-daerah terutama untuk kepentingan FORMI sekarang dan KORMI yang akan datang karena rujukannya pasti UU-nya," urai Menpora didampingi Plt. Deputi Peningkatan Prestai Olahraga Chandra Bhakti, Deputi Pembudayaan Olahraga R. Isnanta dan Staf Khusus Pengembangan dan Olahraga M. Nigara.
 
Menpora juga berharap beberapa program dan kegiatan FORMI ini bisa diketahui secara pasti dan mudah oleh masyarakat luas. "Semua kegiatan ini harus menggaung dan orang harus tahu dengan mudah, Fornas ini harus ada tema besar yang akan diberitahukan ke publik karena masih banyak yang belum tahu daripada yang tahu supaya masyarakat kita lebih mau bergerak untuk sehat dan bahagia," jelasnya. (ben)