Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Kemenpora Gelar Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi 2019


Kemenpora melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda menyelenggarakan Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Tahun 2019, Minggu (1/12) siang di Studio Grand Metro TV, Kebun Jeruk,Jakarta. Pemilihan ini mencari pasangan muda yang memiliki berbagai wawasan tentang keluarga. Adapun kriteria penjurian terdiri dari pengetahuan mengenai pengasuhan anak, perlindungan anak, KDRT, pemuda sahabat anak, kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, serta pengelolaan konflik pernikahan.(foto:satria/kemenpora.go.id)
Jakarta: Kemenpora melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda menyelenggarakan Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Tahun 2019, Minggu (1/12) siang di Studio Grand  Metro TV,  Kebun Jeruk,Jakarta. Pemilihan ini mencari pasangan muda yang memiliki berbagai wawasan tentang keluarga. Adapun kriteria penjurian terdiri dari pengetahuan mengenai pengasuhan anak, perlindungan anak, KDRT, pemuda sahabat anak, kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, serta pengelolaan konflik pernikahan.
 
Dari 25 pasangan yang hadir, 5 pasangan masuk babak putaran final  untuk memperebutkan juara. Ke-5  finalis ini adalah pasangan Lilik Supriyono/Intan Ikasari (Jawa Tengah), Wahyu Saefuddin/Sriwiyanti (Kalimantan Barat), Selamat Bahagia/Irawani Bintang (Sumatera Utara), Mufarrihul Hazim/Nur Wedia Devi Rahmawati (Jawa Timur) dan Siswandi/Triana Rahmawati (Jawa Tengah). 
 
Untuk juara pertama di rebut oleh  
Mufarrihul Hazim/Nur Wedia Devi Rahmawati (Jawa Timur) dengan mendapatkan tropi dan uang Rp. 20 juta. Juara dua jatuh pada pasangan Siswandi/Triana Rahmawati (Jawa Tengah) mendapatkan tropi dan uang Rp.15 juta. Juara tiga di raih Lilik Supriyono/Intan Ikasari (Jawa Tengah), mendapat tropi dan uang Rp. 10 juta.
 
Dalam sambutanya, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam mengatakan acara Penganugerahan  Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Tahun 2019 sebagai salah satu ikhtiar Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam membangun ketahanan sumber daya manusia sebagai bangsa. 
 
"Sebagaimana kita tahu bahwa keluarga merupakan identitas  terkecil di dalam membentuk suatu komunitas bangsa. Bangsa yang kuat  bermula dari keluarga yang sehat dan kuat. Dan pembentukan  keluarga yang  kuat dimulai dari  para pemuda yang siap melangsungkan perkawinan dengan seluruh literasinya dalam membangun kepemimpinan pemuda dalam rumah tangga," ujarnya.
 
Menurutnya, acara malam hari ini bukan akhir tetapi awal untuk memastikan kontribusi kita di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketika kita memiliki komitmen untuk membangun ketahanan kita sebagai bangsa maka kunci yang menjadi penentunya adalah kesiapan kaum muda untuk  mengembangkan kepemimpinan pemuda di level rumah tangga dan di level domestik. "Dengan dua fase kepemimpinan ini diharapkan akan lahir para pemimpin-pemimpin publik yang memiliki karakter kuat dan juga memiliki visi pengembangan bangsa ke depan," tuturnya.
 
Hadir dalam acara tersebut Sesdep Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Amar Ahmad, Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Ibnu Hasan dan Asdep Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Abdul Rofur. (rep)