Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Reformasi Birokrasi Miliki Peran Penting di Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora


Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Faisal Abdullah didampingi Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Zainal Aminin menutup Rapat Koordinasi Tim Reformasi Birokrasi Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda di Hotel Arya Duta, Bandung, Jawa Barat (12/10). Faisal Abdullah menyampaikan semangat pegawai Eselon 3 dan Eselon 4 kita sudah sangat luar biasa. (foto:iwan/kemenpora.go.id)
Bandung: Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Faisal Abdullah didampingi Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Zainal Aminin menutup Rapat Koordinasi Tim Reformasi Birokrasi Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda di Hotel Arya Duta, Bandung, Jawa Barat (12/10). Faisal Abdullah menyampaikan semangat pegawai Eselon 3 dan Eselon 4 kita sudah sangat luar biasa. 

"Sesungguhnya bekerja untuk kepentingan kementerian kita dan bapak ibu lah yang saya anggap sebagai pilar-pilar deputi bidang pemberdayaan pemuda sebagai kelompok kerja reformasi birokrasi yang sudah semakin maju dan berkembang yang membutuhkan action plan kedepan," kata Faisal.

"Mari kita benahi deputi bidang pemberdayaan pemuda ini dengan baik. Reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya manusia aparatur," tambahnya.

Sesuai tujuan reformasi birokrasi adalah untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik, berintegrasi, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Zainal Aminin juga mengatakan, "Pelaksanaan Reformasi Birokrasi ini menjadi salah satu nafas bagi pegawai di lingkungan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda agar tercipta jiwa profesional dan berintegritas dalam segala aspek pembangunan," katanya.

Oleh karena itu harus segera diambil langkah-langkah yang bersifat mendasar, komprehensif, dan sistematik, sehingga tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan efektif dan efisien. Reformasi di sini merupakan proses pembaharuan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.(wan)