Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Kemenpora Dukung Perkembangan Atlet E-Sport untuk Kemajuan Industri Olahraga Indonesia


Sesmenpora Gatot S Dewa Broto didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga menutup pertandingan Fruit Tea Youth Nation e-Sport Championship (YNEC) Piala Menpora 2019 yang menampilkan tim dari MAN 2 Model Medan yang berhak mengangkat tropi juara sebagai pemenang usai mengalahkan tim dari SMK TI Garuda Nusantara Cimahi pada babak grand final yang diselenggrakan di Tennis Indoor, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10) malam.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Jakarta: Sesmenpora Gatot S Dewa Broto didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga menutup pertandingan Fruit Tea Youth Nation e-Sport Championship (YNEC) Piala Menpora 2019 yang menampilkan tim dari MAN 2 Model Medan yang berhak mengangkat tropi juara sebagai pemenang usai mengalahkan tim dari SMK TI Garuda Nusantara Cimahi pada babak grand final yang diselenggrakan di Tennis Indoor, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10) malam.

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menyampaikan pemerintah melalui Kemenpora mendukung para gamer untuk terus berlaga di e-Sport. "Pemerintah mendukung para atlet e-Sport untuk terus berlaga di e-Sport untuk kemajuan industri olahraga Indonesia pada umumnya," katanya.

Fruit Tea YNEC Piala Menpora 2019 diikuti 16 tim sekolah dari 12 kota di Indonesia dan memperebutkan total hadiah 96 juta rupiah. Kegiatan ini berhasil dibentuk atas kerjasama Garena Indonesia dengan Fruit Tea Sosro dan Sukro serta didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mewujudkan generasi muda Indonesia yang positif dan berprestasi di bidang eSports. 

Mengusung tema Banggakan Sekolahmu, total lebih dari 2,500 sekolah, 8,000 tim di Indonesia telah ikut berpartisipasi dalam ajang pencarian bibit unggul atlet eSports ini. Hanya menyisakan 16 tim yang berhasil lolos ke babak terakhir. "Dari sisi Pelajar akan dikuatkan dengan nilai-nilai edukasi baik di dari segi waktu dan jenis permainannya sehingga kedepan bisa terarah dan mengedukasi," tambah Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta. 

Tim yang bertanding di Tennis Indoor terdiri dari 12 Tim Free Fire yaitu SMA 7 MAROS MAKASSAR, SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN MALANG, SMPN 7 BEKASI, SMA NEGERI 1 RAMBUTAN PALEMBANG, SMAN 2 PADANG, SMK PASUNDAN JATINANGOR SUMEDANG, SMAN 6 MALANG, SMKN 4 SEMARANG,   SMK KARYA WIJAYA KUSUMA JAKARTA, SMA NUSANTARA LUBUK PAKAM  MEDAN, SMK N 3 YOGYAKARTA, SMP NEGERI 56 JAKARTA, dan 4 Tim Arena of Valor yaitu MAN 2 MODEL MEDAN, SMK TI GARUDA NUSANTARA CIMAHI, SMA DON BOSCO PADANG, dan SMAN 1 NAGREG  BANDUNG. 

Pada final ini tim dari MAN 2 Model Medan berhasil menjadi yang terbaik dan memperoleh hadiah tropi dan uang pembinaan sebesar Rp 30 juta, juara II dari SMK TI Garuda Nusantara Cimahi berhak atas tropi dan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta sedangkan dua tim yang berhasil ke semifinal SMA Don Bosco Padang dan SMAN 1 Nagreg masing-masing memperoleh Rp 5 juta. Turut Hadir pejabat Kemenpora dan Asdep Olahraga Pendidikan Alman Hudri dan Kepala Bagian Humas Isa Anshary.(ben)