Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Program Pemuda Pelopor Harus Memiliki Imbas Nyata Kepada Masyarakat


Menpora Imam Nahrawi menerima audiensi rombongan Mejelis Tinggi Pemuda Pelopor Nasional, Rabu (14/3) sore di ruang kerjanya lantai 10, Kemenpora, Jakarta. Menpora mengatakan bahwa Mejelis Tinggi Pemuda Pelopor Nasional harus terus berkiprah lebih lagi karena tantangannya sangat berat.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Imam Nahrawi menerima audiensi rombongan Mejelis Tinggi Pemuda Pelopor Nasional, Rabu (14/3) sore di ruang kerjanya lantai 10, Kemenpora, Jakarta. Menpora mengatakan bahwa Mejelis Tinggi Pemuda Pelopor Nasional harus terus berkiprah lebih lagi karena tantangannya sangat berat.

Kepada Menpora, Ketua Mejelis Tinggi Pemuda Pelopor Nasional Kusomo Priyono mengucapkan terima kasih karena sudah di terima. “Saya mengucapkan terima kasih bisa bertemu langsung dengan Pak Menteri. Pada kesempatan ini, saya ingin melaporkan bahwa Program Pemuda Pelopor merupakan program kebanggaan Kementerian Pemuda dan Olahraga sejak
tahun 1985 sampai sekarang ini," katanya.

"Hari ini, saya membawa para pemuda pelopor.Salah satunya Edi Suryadi Pelopor Out Bound Rumah Kebangsaan. Dalam hal ini kami ingin melibatkan kiprah para pelopor ini pada Program Pemuda Pelopor agar program ini lebih semarak lagi dan menjadi kebanggaan,” lanjutnya.

Sementara itu, Pelopor Out Bound Rumah Kebangsaan Edi Suryadi mengatakan bahwa, Out Bound Rumah Kebangsaan ini dasarnya out bound dengan tagline rumah kebangsaan. Lokasi out boundnya ini ada tiga tempat yakni Bogor, Ciputat dan Anyer dan rencana kita akan buka di Lombok. Konsepnya pendidikan pelatihan seni budaya dan karakter bangsa. “Kita ingin para pemuda ini hidup dalam kebangsaan tapi tidak lepas dari seni budaya,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Menpora mengatakan bahwa, Mejelis Tinggi Pemuda
Pelopor Nasional harus terus berkiprah lebih lagi karena tantangannya sangat berat. "Mungkin di era saya dulu masih terinspirasi oleh tokoh pemuda pelopor tapi anak muda sekarang ini tokoh sudah macam-macam bahkan mereka buat tokoh baru yang mereka publikasikan, dan ini menjadi keprihatinan kita semua," ujarnya.

"Makanya Program Pemuda Pelopor ini harus kita perkuat dan harus ada imbas nyata. Kita juga ingin anak muda  mengunakan sosial media sebagai bagian dari publikasi apa yang mereka lakukan.
Yang jelas, saya senang sekali dan ini harus ditindaklanjuti,” tambahnya. 

Pada pertemuan tersbut Ikut mendampingi pada pertemuan tersebut yakni, Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Staf Khusus Kepemudaan Zainul Munasichin dan Staf Khusus Komunikasi dan Kemitraan Anggia Ermarini. (rep)